Sekolah Politisi Muda

Parlemen MPR-DPR-RI

Sekolah Politisi Muda (SPM) adalah program pendidikan politik dan demokrasi bagi poiliti muda di Indonesia, dibawah payung Program Civilizing Politics for Indonesia Democracy (CPID). Program CPID ini dilandaskan pada pemikiran bahwa kegiatan politik sangat menentukan bagi berkualitas atau tudaknya kehidupan demokrasi agar meaningful bagi nalar, kebutuhan dan kepentingan-kepentingan rakyat. CPID juga sekaligus sebagai terobosan jangka panjang untuk engagement antara dua kekuatan demokrasi yaitu Organisasi Masyarakat Sipil dan Partai Politik yang selama ini jalan sendiri-sendiri. Atas dasar pertimbangan tersebut, Yayasan SATUNAMA mengembangkan Sekolah Politisi Muda.

Tujuan dan Target Sekolah Politisi Muda

Tujuan : 1) Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan politisi muda tentang politik sebagai mediaperjuangan untuk mengartikulasikan dan mengagregasikan kepentingan, kebutuhandan hak-hak rakyat; 2) Meningkatkan kapasitas politisi muda sebagai aktor politik yang sangat penting dalam mengembangkan demokrasi Indonesia; 3) Meningkatkan kepekaan politisi muda terhadap problem sosial dan tantangan-tantangan demokrasi di Indonesia.

Target : 1) Politisi Muda yang memiliki visi, komitmen dan keterampilan dalam mengembangkan kultur politik yang demokratis; 2) Lingkungan politik yang kondusif bagi tumbuhn dan berkembangnya politisi muda dalam upaya mengembangkan kultut politik yang demokratis; 3) Jaringan dan blok politik politisi muda lintas partai politik di tingkat regional maupun nasional.

Desain Sekolah Politisi Muda

Setiap angkatan menempuh Sekolah selama delapan bulan berturut. Kegiatan selama delapan bulan tersebut meliputi:
– Sekolah-I (7 hari), didesaun untuk meningkatkan oembentukan karakter, nilai-nilai dan etika seorang politisi di dalam sistem politik demokrasi. Kemampuan analisis sosial-politik, analisis kebijakan, komunikasi politik, manajemen konflik, perilaku pemilih dan marketing politics, pengarusutamaan gender dalam politik, framing the politics adalah beberapa materi uang dipelajari dalam Sekolah-I
– Sekolah-II (5 hari), didesain untuk pendalaman pengetahuan dan penginaktan ketermapilan. Kemampuan membangun konstituen (politic linkage), komunikasi politik dan membuat kebijakan politik adalah tiga materi pokok dalah Sekolah-II.
– Sekolah-III (4 hari), didesain untuk latihan menyusun strategic thinking dalam bidang politik, perencanaan strategis, pembuatan dan finalisasi kertas kebijakan, serta value and team building.
– Pendampingan dan Asistensi. Diantara pelaksanaan Sekolah-I hingga III terdapat kegiatan pendampingan dan asistensi yang dilakukan Pengelola Sekolah untuk membantu peserta menyusun rencana aksi politik dan kertas kebijakan.

Kegiatan CPID

1) Preliminary meeting dengan Pimpinan Partai Politik
2) Sekolah Politisi Muda I
3) Sekolah Politisi Muda II
4) Sekolah Politisi Muda III
5) Workshop dan Asistensi Penyusunan Rencana Aksi
6) Workshop dan Asistensi Penyusunan Kertas Kebijakan
7) Seminar dan Wisuda Peserta Sekolah POlitisi Muda
8) Pertemuan Pimpinan Partai Mitra
9) Konsolidasi Kaukus Politisi Muda Lintas Partai

Kriteria Umum Peserta Sekolah Politisi Muda

1) Pengurus partai politik pada tingkat provinsi, minimal tingkat kabupaten/kota
2) Mendapat rekomendasi dari partai
3) Berumur maksimal 40 tahun
4) Mengirim formulit kepesertaan
5) Mengirim tulisan tentang persoalan demokrasi di wilayah masing-masing
6) Bersedia menandatangani Pakta Integritas
7) Bersedia mengikuti seluruh rangkaian Sekolah Politisi Muda selama 8 bulan
8) Bersedia menyelesaikan seluruh tugas selama proses maupun paska Sekolah Politisi Muda
9) Bersedia melanjutkan proses pendampingan paska Sekolah Politisi Muda
10) Tidak tersangkut dalam tindakan pidana dan pelanggaran HAM
11) Parta mempertimbangakan kuota kader perempuan

Narasumber dan Fasilitator Sekolah Politisi Muda

Salah satu faktor keberlanjutan program ini dikarenakan Sekolah Politisi Muda melibatkan para ahli berpengalaman sebagai fasilitator dan narasumber, diantaranya: Prof. Dr. Purwo Santoso, MA. (UGM); Ir. Hasto Kristiyanto, MM. (Sekjen PDI-P); Dr. Gun Gun Heryanto (Dosen UIN Jakarta); Prof. Dr. Hamdi Muluk (UI); Dr. Refly Harun (Akademisi-Aktivis); Prof. Dr. Saldi Isra (Dosen dan Ahli Tata Negara); Prof. Syamsuddin Haris (LIPI); Dr. Haryatmoko (Rohaniwan-Akademisi); Indra J. Piliang (Politisi Golkar); Methodius Kusumahadi, DCM. (Yayasan SATUNAMA); Dr. Mada SUkmajati (UGM); Insan Kamil, MA. (Yayasan SATUNAMA); Dr. Djayadi Hanan (SMRC); Dr. Riant Nugroho (Institute for Policy Reform); Dr. Philips J. Vermonte (CSIS); Radi Anggraini, MA. (Living Value Education), Aji Alfarabi (LSI), Ardian Sopa (LSI), Dr. Chusnul Mar’iyah (UI), Recky Gerung (UI), Dr. Linda Savirani (UGM).

Partai Mitra Program Sekolah Politisi Muda

Program Sekolah Politisi Muda dirancang bekerjasama dengan partai politik di tingkat DPP, DPD maupun DPW. Strategi ini dipilih karena partai politik sebagai institusi demokrasi berfungsi menyiapkan pemimpin-pemimpin politik di masa depan. Melalui program ini, Yayasan SATUNAMA mendorong partai politik melakukan rekrutmen dan kaderisasi yang inklusif bagi politisi muda yang bervisi demokratis, berintegritas dan anti-korupsi. Hingga tahun 2016 Yayasan SATUNAMA bekerjasama dengan sejumlah partai diantarainya Partai Nasdem, Partai Demokrat, PDI-P, Pertai Golkar, Partai Gerindra, PPP, dan PKB.

CPDI diselenggarakan atas kerjasama Yayasan SATUNAMA dengan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS). KAS adlaah salah satu yayasan politik Jerman yang memulai aktivitasnya di Indonesia sejak tahun 1968 dengan tujuan mendukung proses reformasi dan transformasi ke arah demokrasi yang lebih hidup dan stabil.

Informasi lebih lanjut tentang Sekolah Politisi Muda dapat berkontak melalui surel ke satunama@satunama.org; kamil_ell@satunama.org; nunung.qomariyah@satunama.org

Yayasan SATUNAMA Yogyakarta, Jl. Sambisari no. 99, Duwet RT 07/34, Sendangadi, Mlati, Sleman, D.I. Yogyakarta, 55285. Telp. (0274) 867745, 867746, 887747, 869045. Fax. (0274) 869044. Website satunama.org

Comments

comments