Home » Smartphone

Tag: Smartphone

HP Gaming Xiaomi Spesifikasi Tinggi Terbaru

Bimakuru.comHP Gaming Xiaomi Spesifikasi Tinggi Terbaru. Smartphone atau Telepon Pintar, seperti namanya kini tidak hanya sebagai alat komunikasi saja. Handphone kini juga digunakan untuk aktivitas lain, seperti mendukung pekerjaan dan juga bermain game. Salah satu merek HP yang menawarkan banyak pilihan untuk HP Gaming salah satunya adalah Xiaomi.

Xiaomi Inc. adalah perusahaan elektronik swasta milik pribadi dari Tiongkok yang berkantor pusat di Beijing yang berdedikasi untuk menciptakan pengalaman pengguna dari segala aspek. Didirikan pada tahun 2010, perusahaan ini dengan cepat telah menjadi salah satu perusahaan teknologi terkemuka di Tiongkok.

Nah, untuk aktivitas hiburan seperti bermain game, kamu haruslah menggunakan HP Gaming yang kuat untuk menjalankan berbagai jenis game, sehingga aplikasi game yang dijalankan dapat maksimal dan lancar.

Dalam artikel ini, akan mebahas mengenai HP Gaming Xiaomi Spesifikasi Tinggi Terbaru. Semoga bermanfaat.

HP Gaming Xiaomi Spesifikasi Tinggi Terbaru

Beberapa seri / tipe HP Gaming Xiaomi yang akan kita bahas kali ini, antara lain: Xiaomi Black Shark 2, Pocophone F1, Xiaomi Mi 9, Xiaomi Redmi Note 7, Xiaomi Mi 8 Lite, Xiaomi Mi Mix 3, Xiaomi Mi Max 3 dan Xiaomi Redmi 7.

Xiaomi Black Shark 2

HP Gaming Xiaomi Black Shark 2

Harga sekitar Rp. 8.000.000,- 

Rilis : Maret 2019.

Hp Gaming Xiaomi Black Shark 2 ini dilengkapi dengan layar berukuran 6,39 inci beresolusi FHD+ serta menggunakan teknologi Super AMOLED. Didukung juga degnan fitur HDR dan DCI-P3 untuk warna yang akurat. Layarnya mendukung pressure sensitive dengan sebutan Magic Press.

Layar 6.39″ – 1080×2340 pixels
Kamera 48MP – 2160p
RAM & Chipset 12GB RAM – Snapdragon 855
Battery 4000mAh Li-Ion

Xiaomi Pocophone F1

HP Gaming Xiaomi Pocophone F1

Harga sekitar Rp. 5.000.000,-

Rilis : Agustus 2018.

Pocophone F1 merupakan varian tertinggi smartphone Xiaomi yang masuk secara resmi di Indonesia. Meski pertama kali diperkenalkan Agustus 2018 silam, ponsel ini tetap menarik untuk dipinang berkat spesifikasinya yang cukup tinggi.

Pocophone F1 dapat dipertimbangkan untuk menyambut lebaran 2019. Pocophone F1 dibekali dua buah kamera belakang dengan lensa utama 12 megapiksel yang menggunakan sensor Sony IMX363 1/2.55 inci dan diperkuat fitur dual LED flash serta Dual Pixel phase-detection autofocus.

Sementara kamera kedua berkekuatan 5 megapiksel yang berfungsi sebagai depth sensor. Kamera depan Pocophone F1 juga cukup mumpuni memuaskan hasrat selfie berkat resolusi 20 megapiksel yang dilengkapi teknologi pixel binning untuk kondisi low-light.

Layar 6.18″ – 1080×2246 pixels
Kamera 1 12 MP, f/1.9, 1/2.55″, 1.4µm, dual pixel PDAF
Kamera 2 5 MP, f/2.0, 1.12µm, depth sensor
Memory 256 GB, 8 GB RAM or 64/128 GB, 6 GB RAM
Battery 4000 mAh Li-Po
Chipset Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 (10 nm)

Xiaomi Mi 9

Harga sekitar Rp. 4.500.000,-

Rilis : Maret 2019

Layar 6.39″ – 1080×2340 pixels
Kamera 48MP – 2160p
Chipset Snapdragon 855
Memory 8GB RAM
Battery 3300mAh Li-Po

Xiaomi Redmi Note 7

Harga sekitar Rp. 2.800.000,-

Rilis : Januari 2019

Layar 6.3″ – 1080×2340 pixels
Kamera 48MP – 1080p
Chipset Snapdragon 660
Memory 6GB RAM
Battery 4000mAh Li-Po

Xiaomi Mi 8 Lite

Harga sekitar Rp. 2.500.000,-

Rilis : September 2018

Layar 6.26″ – 1080×2280 pixels
Kamera 12MP – 2160p
Chipset Snapdragon 660
Memory 6GB RAM
Battery 3350mAh Li-Po

Xiaomi Mi Mix 3

Harga sekitar Rp. 6.000.000,-

Rilis : November 2018

Layar 6.39″ – 1080×2340 pixels
Kamera 12MP – 2160p
Chipset Snapdragon 845
Memory 10GB RAM
Battery 3200mAh Li-Po

Xiaomi Mi Max 3

HP Gaming Xiaomi Mi Max 3

Harga sekitar Rp. 3.400.000,-

Rilis : Juli 2018

Layar 6.9″ – 1080×2160 pixels
Kamera 12MP – 2160p
Chipset Snapdragon 636
Memory 6GB RAM
Battery 5500mAh Li-Ion

Sobat online, itu tadi deretan HP Gaming Xiaomi Spesifikasi Tinggi Terbaru. Semoga bermanfaat untuk kamu yang berencana mengupgrade Hp kamu. Jangan lupa, gunakan Hp untuk kegiatan yang berfaedah gaes. Salam.

 

Referensi:
*Spesifikasi –> Gsmarena.com
*Harga –> Google Belanja

 

Optimalkan Paket Internet Telkomsel dengan 5 Pilihan Ponsel Pintar Ini

Bimakuru.com – Kebutuhan akan akses internet membuat konsumsi Paket Data Internet melonjak. Berbagai paket data berlomba-lomba makin mendekatkan dirinya ke konsumen dan pelanggan setianya. Tak ketinggalan dengan Telkomsel yang kini mengeluarkan Paket Telkomsel Android United atau disingkat dengan TAU.

Dengan tujuan mengoptimalkan layanan internetnya, Telkomsel menyediakan paket bundling TAU, yakni paket internet Telkomsel khusus 4G yang merupakan hasil kerja sama dengan sejumlah perusahaan smartphone mitra. Paket TAU sendiri menawarkan akses internet supercepat dengan total kuota mencapai 70 GB.

Karena merupakan hasil kolaborasi antara penyedia layanan dan perusahaan ponsel pintar, paket khusus ini hanya bisa diaktifkan oleh pengguna merek dan tipe ponsel tertentu. Saat ini, Telkomsel telah bekerja sama dengan belasan brand ponsel pintar ternama. Beberapa di antaranya adalah Samsung, LG, Oppo, Advan, Xiaomi, Asus, serta Lenovo. Berikut adalah lima ponsel pintar pilihan yang sudah mendukung layanan Paket TAU dari Telkomsel.

  1. Samsung Galaxy A7
Samsung galaxy A7
Samsung galaxy A7- sobatandroid.com

Seperti halnya seri Samsung Galaxy lain, Samsung Galaxy A7 menawarkan berbagai keunggulan. Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah desain tipis nan elegan. Dengan mengusung konsep minimalis untuk menciptakan performa yang maksimal, Samsung Galaxy A7 didesain dengan bingkai dan selubung metal yang kokoh. Permukaannya juga rapi dan nyaman digenggam tanpa tonjolan kamera pada bagian belakang.

Samsung Galaxy A7 didukung oleh kamera beresolusi 16 MP yang dapat digunakan untuk mengabadikan momen-momen terbaik dalam keseharian Anda. Selain itu, Anda pun bisa mengembangkan kreativitas dalam mengedit foto dengan fitur camera filter yang telah tersedia. Sebagai penyempurna fitur canggihnya, Samsung Galaxy A7 sudah mengantongi sertifikat IP68, sertifikat perlindungan ponsel yang membuatnya tahan terhadap air dan debu.

  1. Vivo Y55
Vivo Y55 – na.ssl-images-amazoncom

Dengan didukung prosesor Octa-Core Qualcomm Snapdragon, Vivo Y55 mampu digunakan untuk berbagai keperluan komunikasi, hiburan, maupun multimedia. Ponsel pintar ini juga memiliki fitur canggih Smart Split 2.0 yang memungkinkan Anda untuk membuka dua aplikasi berbeda dalam satu tampilan layar. Dalam segi desain, Vivo Y55 sudah dilengkapi layar depan 2.5D dan desain ramping pada bagian belakang.

Vivo Y55 sudah mendukung jaringan 3G dan 4G untuk koneksi internet yang cepat dan stabil. Paket TAU bukan satu-satunya paket internet dari Telkomsel yang bisa Anda aplikasikan pada Vivo Y55. Anda juga bisa memilih beragam pilihan paket internet lain dengan mengakses pilihan paket internet Telkomsel di Traveloka.com.

  1. Asus Zenfone Live
Asus Zenfone – Live-ph-live-03.slatic.net

Asus Zenfone Live disebut-sebut sebagai ponsel pintar pertama di dunia yang menerapkan teknologi real-time beautification. Smartphone ini memiliki dua kali fitur sensitivitas cahaya yang bisa membuat hasil jepretan dan rekaman video dari kamera ponsel terlihat kian sempurna dengan kualitas lebih cerah. Di samping itu, ada pula teknologi dual-microphone pada fitur audio ponsel untuk menciptakan suara yang terdengar lebih jernih.

Tampilan yang cerah tidak hanya ada pada hasil jepretan kamera ponsel saja, tetapi juga pada desain ponsel yang elegan dan menawan. Dengan lapisan kaca yang kuat dan desain metalik cantik pada lima pilihan warna terbaik, Asus Zenfone Live menciptakan kesan natural dan ergonomis bagi penggunanya.

  1. Xiaomi Redmi 4X
Xiaomi Redmi 4X – www.dialog-hub.com.my

Daya baterai yang tahan lama menjadi salah satu fitur unggulan yang ditawarkan Xiaomi Redmi 4X. Dengan baterai 4100 mAh, Xiaomi Redmi 4X dapat bertahan selama 18 hari untuk pemakaian reguler dan 2 hari penuh untuk pemakaian berat. Kinerja ponselnya juga kian optimal dengan dukungan prosesor Snapdragon 435.

Xiaomi Redmi 4X juga unggul dalam urusan desain dan tampilan. Layar berukuran 5 inci yang dimiliki oleh ponsel pintar ini dilapisi rangka metal yang dinamis dan ergonomis. Desainnya pun disempurnakan denan kaca depan 2.5D yang menciptakan kesan halus saat disentuh dan dioperasikan. Sementara itu, fitur kamera yang tersedia sudah menawarkan kualitas gambar terbaik dengan resolusi 13MP dan fitur teknologi auto-focus PDAF.

  1. LG K10

 

LG K10 – a-static.mlcdn.com.br

Didukung oleh prosesor octa-core 1.5GHz, LG K10 memberikan performa terbaik untuk berbagai kebutuhan Anda. Kinerja ponsel yang optimal juga disempurnakan dengan desain terbaik berteknologi 2.5D Arc Glass Design. Tampilan dari LG K10 pun terlihat sangat jernih dan cerah dengan teknologi In-Cell HD Touch Display dalam layar berukuran 5,3 inci.

Fitur kamera selfie yang canggih menjadi salah satu poin yang diunggulkan dari ponsel pintar ini. LG K10 dilengkapi dengan kamera depan beresolusi 13 mega piksel dan kamera depan yang memiliki resolusi 5 mega piksel serta fitur flash selfie. Ada pula fitur canggih Tap and Shot dan Gesture Shot yang bisa menangkap momen hanya dengan sentuhan ringan dan gerakan telapak tangan.

 

Nah, Itulah ulasan singkat mengenai lima smartphone yang telah mendukung layanan Paket TAU. Karena layanan paket internet Telkomsel ini memberikan banyak keuntungan untuk kebutuhan internet Anda yang beragam, tidak ada salahnya jika Anda mempertimbangkan untuk memilih salah satu ponsel pintar di atas. Dengan begitu, Anda dapat memanfaatkan layanan internet dari Telkomsel dengan lebih optimal.

Huawei Smartphone

Huawei P10 Review Smartphone Terbaru

Bimakuru.com – Huawei dikabarkan secara resmi meluncurkan produk smartphone terbarunya seri P10 dan P10 Plus sekaligus. Flagship tersebut menjadi produk smartphone 4,5 G pertama paling tidak di generasi Huawei sendiri.

Huawei P10 dan P10 Plus akan membawa hardware ramping, kamera lebih baik, dan pengalaman perangkat lunak yang lebih baik. Huawei akan memberikan sesuatu untuk menyediakan hampir apapun yang Anda inginkan dalam sebuah smartphone : baterai yang baik, kamera yang besar, layar bagus, dan bahkan pengalaman perangkat lunak ditingkatkan.

Hardware

Huawei telah dipaku aspek hardware perangkat untuk beberapa tahun sekarang, dengan P10 yang menjadi tidak terkecuali – secara keseluruhan, ini adalah salah satu kekuatan telepon. Anda dapat mengharapkan ramping, perangkat kualitas yang cocok baik di tangan, meskipun cenderung menunjukkan tanda-tanda penggunaan cukup cepat dan mudah.

Layar baik-baik saja, meskipun itu sangat membutuhkan lapisan oleophobic dan dorongan untuk kecerahan. Tapi mari kita terjun langsung ke dalam perangkat keras, akan kita? Ada banyak di sini untuk berbicara tentang.

Huawei P10 Review

Desain & Bahan

Pada pandangan pertama, P10 kecil menyerupai iPhone, terutama bagi pengamat kasual. Namun, apapun pemeriksaan lebih lanjut mengungkapkan perbedaan. Garis antena kurva dan terutama halus pada model hitam ini, tetapi Leica kamera setup dan logo Huawei (di mana sensor sidik jari harus) benar-benar membantu membedakannya.

depan cukup standar, dengan sensor sidik jari yang duduk di bawah panel display dan biasa menghadap ke depan kamera, lubang suara, dan sensor di atas itu. Sisi kanan bingkai adalah rumah bagi sangat taktil dan responsif volume rocker dan tombol power – yang memiliki tekstur yang bagus untuk itu untuk membantu menceritakannya selain dari volume rocker itu terletak di bawah. Oh, dan memiliki tepi merah keren di sekitarnya (pada unit saya). Bagian atas dan kiri ponsel tidak memiliki banyak, kecuali untuk dual-SIM / microSD baki kartu pada yang terakhir. Sepanjang bagian bawah adalah di mana Anda akan menemukan port USB-C, 3.5mm headphone jack, dan pembicara tunggal.

Seluruh telepon aluminium yang dilapisi dalam menyelesaikan lembut. Model hitam matte saya menerima mendapat sedikit kotor / fingerprinty dan sulit untuk menghapus hanya dengan kemeja; itu, tentu saja, dapat merusak tampilan premium. Tidak mengherankan, kaca yang menutupi bagian atas belakang P10 ini cukup rentan terhadap minyak, juga.

Saya tidak memiliki keluhan lain tentang desain keseluruhan dan membangun bahan dari telepon, tapi saya merasa perlu untuk menyebutkan bagaimana rasanya memegang dan menggunakan. Layar 5.1″ ditambah dengan cukup sempit kiri / kanan bezel membantu P10 merasa seperti telepon ukuran baik, menurut saya. Ini adalah agak licin, jadi beruang itu dalam pikiran, tetapi ukuran mungil membantu dalam keseluruhan pegangan.

Sebagai pembaca reguler dari situs mungkin tahu, kita cenderung untuk benar-benar seperti sensor sidik jari Huawei. Mereka biasanya beberapa yang tercepat dan paling akurat di sekitar, dan P10 yang menampung hingga itu. Bahkan duduk di stand telepon logam, yang memiliki bibir yang kurva di depan, saya masih bisa membuka kunci telepon dengan ibu saya. Ini cukup sialan gila.

Display

Salah satu perbedaan utama antara P10 dan P10 Plus adalah resolusi layar. Mantan hadir dengan layar 1080p sedangkan yang lebih besar dari dua membanggakan qHD. Kedua, bagaimanapun, adalah IPS LCD panel dan tunduk pada kekuatan dan kelemahan di dalamnya. Untuk bingung saya, saya menemukan bahwa kecerahan, terutama di luar ruangan, daun banyak yang harus diinginkan.

Warna dan sudut pandang, di sisi lain, cukup baik. Jika Anda lebih suka kejenuhan pada panel AMOLED, maka Anda tidak akan senang dengan tampilan P10 ini. Warna-warna cenderung ke arah pendingin, nada yang lebih lembut yang terasa sedikit lebih mudah pada mata. Ini semua masalah preferensi, tetapi perlu dicatat.

Tapi ada satu masalah besar yang saya miliki dengan P10 tersebut. Seperti Honor 6X, P10 tidak kapal dengan lapisan oleophobic pada kaca. Sementara satu bisa membuat argumen untuk lebih rendah-end, ponsel anggaran tidak memiliki satu, saya gagal untuk melihat mengapa perangkat top-tier kekurangan itu. Seharusnya, P10 (dan Plus) datang dengan pelindung layar pra-instal, tapi unit saya tidak memiliki satu – terima kasih, David.

Aku benci layar buram yang saya butuhkan untuk kompulsif menyeka beberapa kali sepanjang hari. Bagi orang-orang seperti saya, bisa asam pengalaman seseorang dengan perangkat. Saya akan mencoba untuk membiarkan ini pergi untuk sekarang, tapi kenapa kau melakukan ini padaku, Huawei?

Daya tahan baterai

Baterai sesuatu yang Huawei biasanya mendapat hak. Di telepon kecil ini, Anda mendapatkan 3,200mAh battery kekalahan yang membuat Anda bertanya-tanya mengapa ponsel seperti HTC U Ultra, dengan layar 5.7″ dan tubuh yang lebih besar, hanya memiliki 3,000mAh. Pikirkan tentang hal itu untuk kedua.

P10 berlangsung sepanjang hari dan lebih bagi saya, yang hanya fantastis. Bahkan pada hari-hari di mana saya mendorong telepon ke batas, seperti ketika menjalankan tantangan dari tolok ukur dan tes, saya masih mencapai akhir hari dengan 15% -20%. Pada hari yang lebih normal, akhirnya saya mencolokkan ponsel saya di malam hari dengan sekitar 40% kiri. Aku pergi hiking di pegunungan pada satu kesempatan, di mana tidak ada sinyal, dan P10 masih memiliki sekitar 30% ketika semua dikatakan dan dilakukan. Yang banyak berkeliaran dan sinyal pencarian membunuh sebagian besar ponsel, dalam pengalaman saya.

Saya ragu bahwa siapa saja yang menggunakan P10 akan menemukan baterai yang menginginkan. Seperti sudah saya katakan sebelumnya, saya tidak dapat berbicara dengan P10 sel Plus dan itu 3,750mAh. Namun, saya membayangkan bahwa ia menawarkan kinerja yang sama.

Audio

P10 mendukung berbagai format suara (termasuk FLAC), serta 24-bit / 192KHz audio, yang hi-res bagi anda yang tidak tahu, melalui jack 3.5mm. Apakah yang menggairahkan Anda atau tidak jelas keputusan pribadi, tapi saya tidak memiliki keluhan tentang kinerja audio melalui headphone kabel.

Bluetooth, sementara itu, masih Bluetooth. Ia bekerja baik untuk sebagian besar, dan saya mentolerir itu untuk gym keluar dari kenyamanan murni, tetapi masih mungkin mengganggu beberapa orang.

Loudspeaker sebenarnya apa-apa untuk menulis tentang rumah, baik – pergi adalah hari-hari BoomSound. Ini banyak cukup keras untuk pemberitahuan, atau bahkan membiarkan memutar video YouTube di latar belakang, tapi jangan berharap kualitas suara bintang jika Anda mencoba untuk memainkan musik melalui itu. Hal ini, terus terang, tidak ada yang baru dengan smartphone.

Huawei Smartphone

Kamera

Hal terbesar Anda akan melihat dalam pemasaran P10 adalah fokus pada kamera dan foto berkualitas, karena itu Anda harapkan untuk menjadi baik. Tahun ini melanjutkan kemitraan antara Huawei dan Leica, yang cocok untuk kinerja kamera yang sangat baik dan kualitas. P10 kecil membawa pengaturan kamera yang sama seperti Mate 9, dengan dua f / 2.2 lensa Summarit. Salah satunya adalah rumah bagi sensor 12MP RGB (dengan OIS) dan yang lainnya memiliki monokrom 20MP (tanpa OIS). Teorinya adalah bahwa mantan menangkap warna dan yang terakhir mendapat semua rincian, setelah itu gambar kemudian digabungkan di pos-pengolahan untuk membuat produk akhir.

Pada 8MP f / 1.9, ia menangkap selfies sangat bagus dalam cahaya yang tepat. Fitur kecantikan yang semua kemarahan hari ini, tentu saja, termasuk – dan mereka masih membuat saya terlihat seperti tomat. Suatu hal yang menarik yang saya tidak melihat terlalu sering adalah bahwa penembak depan akan mengenali berapa banyak orang yang di foto dan defocus background yang sesuai.

P10 dapat merekam video sampai dengan 4K, tapi stabilisasi, meskipun OIS, tidak baik. Merekam dalam cahaya rendah, terutama pada hari-hari mendung atau di lingkungan dalam ruangan gelap, membuat video keluar cukup bawah standar dan kasar. Saya biasanya tidak merekam video dengan ponsel saya, tetapi jika Anda adalah salah satu orang tersebut, saya sarankan menempel 1080p60. Anda akan menyukai kualitas yang lebih baik.

Spesifikasi Huawei P10

Display 5.1″ IPS LCD 1920 x 1080 (P10); 5.5″ IPS LCD 2560 x 1440 (P10 Plus)
Software Android 7.0 Nougat; EMUI 5.1
CPU HiSilicon Kirin 960; 4 x 2.4GHz Cortex-A73, 4 x 1.8GHz Cortex-A53
GPU Mali-G70 MP8
RAM 4GB (P10); 4GB/6GB (P10 Plus)
Storage 32GB/64GB, expandable via microSD (P10); 64GB/128GB, expandable via microSD (P10 Plus)
Cameras 12MP RGB + 20MP monochrome, f/2.2 rear, 8MP front (P10); 12MP + 20MP, f/1.8 rear, 8MP front (P10 Plus)
Battery 3,200mAh (P10); 3,750mAh (P10 Plus)
Connectivity Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band; LTE bands 1/2/3/4/5/7/8/9/12/17/18/19/20/26/28/29/38/39/40/41; dual-SIM
Ports USB Type-C, 3.5mm headphone jack
Measurements 145.3 x 69.3 x 7 mm; 145 g
Colors White, silver, black, gold, rose gold, blue, green

Kesimpulan Review Huawei P10

Di sini kita, pada akhir segala sesuatu. Tolkien fandom samping, Huawei melakukan pekerjaan yang fantastis dengan P10 tersebut. Olahraga telepon sebagian besar besar hardware, kamera yang luar biasa, dan bahkan pengalaman perangkat lunak yang lebih baik. Tentu, saya ingin melihat EMUI meringankan off dari “berkulit” bit di masa depan, tapi itu sebenarnya dapat digunakan sekarang.

Seperti yang kita tutup buku pada P10 itu, saya meninggalkan bertanya apa yang bisa dilakukan telepon untuk meningkatkan. Ada dimasukkannya jelas lapisan oleophobic yang saya dipukuli sampai mati oleh titik ini dan saya akan senang melihat layar mendapatkan lebih cerah, terutama di luar ruangan. Software adalah titik mencuat untuk Huawei, meskipun perbaikan yang dilakukan selama beberapa versi. Ini saya tidak mengatakan bahwa perusahaan hanya harus menampar “saham” Android pada ponsel dengan beberapa perangkat tambahan (seperti Motorola atau OnePlus), tapi pasti ada ruang untuk pertumbuhan. Dalam nada yang sama, kamera UI perlu dibersihkan. Jendela bidik utama harus memiliki pilihan dasar, sementara saya berpikir bahwa lebih banyak fitur canggih akan lebih cocok ke beberapa tempat keluar dari jalan di mana pengguna dapat mengaksesnya jika ia begitu keinginan. Meskipun semua ini, fondasi untuk telepon yang besar di sini.

Bagi penduduk AS sesama saya, Anda tidak akan bisa mendapatkan ponsel ini melalui outlet mudah. Meskipun, itu adalah kompatibel dengan beberapa band AS LTE sehingga Anda bisa memilih untuk mengimpornya. Namun, di dasar MSRP ditambah biaya, saya tidak berpikir itu layak. Tetap dengan Pixel, LG G6, atau S8 Galaxy ini saya dengar begitu banyak tentang.

Tampaknya ada komitmen untuk meningkatkan pengalaman perangkat lunak melalui orang-orang dari masa lalu, tapi apa perhatian saya adalah track record Huawei (baca: bukan kepalang) dengan update Android. Bahkan semua varian pendahulunya P10 ini, P9 itu, telah menerima Nougat belum. Meskipun, unit saya menerima patch keamanan yang tepat di luar kotak, tetapi masih pada Android 7.0.

Pada akhirnya, saya pikir 2017 adalah mencari cukup tahun menjanjikan untuk Huawei. Mari kita berharap bahwa saya terbukti benar.

—–

Meskipun Anda masih tidak dapat membeli ponsel yang terbaik di AS, telekomunikasi Cina raksasa Huawei telah membangun profil stabil di Barat selama beberapa tahun terakhir, dengan produk-produk seperti Huawei Watch dan Nexus 6P melayani sebagai contoh dari apa perusahaan mampu. tahun lalu ponsel andalan, P9 itu, juga cukup diterima dengan baik.

Dengan P10, maka, Huawei harus mencari untuk semen dirinya sebagai salah satu produsen smartphone terkemuka di dunia, apakah Anda dapat memilih satu sampai di toko AT & T atau Verizon lokal atau tidak. P10 adalah sebuah ponsel mengesankan di atas kertas, dan pengumuman adalah salah satu yang terbesar yang dibuat sebulan lalu di Mobile World Congress. Dan dengan harga UK sebesar £ 550, atau sekitar $ 685, Huawei tidak shying jauh dari posisi sebagai perangkat high-end.

P10 adalah menarik dan derivatif. Saya telah menggunakan banyak klon iPhone tak tahu malu dari perusahaan China seperti Meizu dan Vivo selama setahun atau lebih, dan P10 tidak dalam kategori tersebut. Memang, bagaimanapun, menyimpang cukup sulit ke arah Cupertino. Dengan P9 sudut sebagai dasar, P10 yang putaran dari sudut dan menghaluskan keluar ujungnya sehingga profil keseluruhan perangkat agaknya mengingatkan pada iPhone 6.

IPhone 6 keluar pada tahun 2014, bagaimanapun, dan berputar Huawei pada desain jauh lebih up to date. Sisi tepi samping secara dramatis kurus adalah perbedaan yang paling jelas ketika melihat telepon dari depan, sementara di bagian belakang panel kaca yang menutupi array kamera menawarkan berkembang menarik. Total kurangnya kamera benjolan, meskipun bingkai 7mm-tebal langsing, juga menetapkan P10 terpisah. Dan aku mencintai tombol power knurled di samping, serta menyoroti merah halus.

P10 mungkin tidak menjadi ponsel paling asli di dunia, tapi sulit untuk menemukan kesalahan dengan fit dan finish – itu adalah perangkat yang sangat baik dibuat. Lapisan tipis dari plastik antara panel kaca depan dan tepi chamfered adalah salah satu nit kecil aku bisa memilih, namun. Lain adalah bahwa ponsel yang dilengkapi dengan pelindung layar plastik murah ditempelkan, yang akan Anda ingin menghapus segera; masalah adalah, kaca di bawahnya tidak memiliki lapisan oleophobic, yang berarti itu jauh lebih rentan terhadap mengumpulkan minyak sidik jari. Saya pribadi tidak menemukan ini masalah besar, dan lapisan ini cenderung aus cukup cepat dalam pengalaman saya, tetapi ini berarti ponsel ini terasa kurang murni dalam hitungan detik.

Apa disayangkan tentang desain P10 adalah bahwa aspek yang paling mengesankan adalah daerah di mana ia menyimpang dari iPhone keseragaman. Panel kamera dan tombol power baik-baik saja sebagai berkembang kecil, tetapi sebaliknya tampaknya Huawei mengandalkan berbagai pilihan yang warna dan selesai untuk berdiri keluar. Model biru yang Anda lihat digambarkan di sini adalah salah satu contoh, lengkap dengan “hiper diamond cut” yang tidak biasa finish di belakang – aku bukan penggemar besar dari ini, sebagai tekstur kasar membuat materi merasa lebih murah daripada itu. Aku menghabiskan lebih banyak waktu dengan P10 hitam matte, yang terlihat bagus, tetapi jauh lebih sedikit khas. Secara keseluruhan P10 hanya membuat saya berharap Huawei mencoba untuk sesuatu yang sedikit kurang konvensional, karena memiliki ide-ide lebih rapi daripada kesan pertama Anda mungkin menyarankan.

Model P10 biasa adalah ponsel cukup kecil pada 2017 standar, dengan layar 1080p LCD 5.1 inci. (Sebuah varian yang lebih besar yang disebut P10 Plus memiliki layar 1440p 5,5 inci.) Quibbles Kemungkinan lebih pelapis oleophobic samping, layar tidak akan wow atau mengecewakan Anda – itu cerah, panel tajam dengan reproduksi warna yang solid. Saya tidak punya masalah menggunakannya dalam cahaya terang di luar ruangan, dan itu terlihat baik dari setiap sudut, namun tidak menghasilkan selebar berbagai warna seperti iPhone 7 atau gambar sebagai punchy seperti pada layar OLED Samsung.

Bahkan, “tidak akan wow atau mengecewakan Anda” berlaku untuk hampir setiap aspek dari kinerja P10 ini. Ponsel ini didukung oleh Kirin 960 prosesor dari Hisilicon, Huawei sendiri pembuatan chip anak, dan saya menemukan itu harus sepenuhnya terserah tugas untuk ponsel high-end pada tahun 2017. Saya menghabiskan banyak waktu saya dengan P10 yang menggunakannya sebagai perangkat utama saya pada liburan delapan hari, yang sebagian besar berarti aku ingin mengambil foto, menavigasi saya melalui Singapura, dan arsip email yang tidak diinginkan saya seefisien mungkin. Aku tidak lari ke hangups biasa atau masalah lain yang akan mencegah saya mencapai orang-orang macam tugas, dan terlepas dari beberapa hari di mana saya bermain lebih Pokemon Go daripada aku mungkin harus memiliki, baterai P10 ini tidak memiliki kesulitan yang berlangsung sehari penuh pada biaya.

Ada satu hal tentang P10 yang saya temukan untuk berdiri keluar dengan cara yang baik: kamera. Ini bukan untuk mengatakan bahwa ia memiliki kualitas gambar secara dramatis lebih baik dari pesaing terdekatnya; pada kenyataannya, saya tidak berpikir itu di bagian atas paket dalam hal itu. Tapi apa Huawei dan mitranya Leica telah dilakukan dengan software ini layak mengambil catatan. aplikasi kamera P10 adalah kombinasi besar sederhana dan penuh fitur – sebagian besar dari semua, itu hanya banyak menyenangkan untuk digunakan. Tidak seperti kamera saham apps pada dasarnya setiap ponsel lain di luar sana, rasanya seperti itu sebenarnya dirancang oleh fotografer.

Untuk memahami software kamera P10, Anda perlu tahu apa hardware itu bekerja dengan. Huawei telah iterasi pada pendekatan dual-kamera itu dimulai dengan P9 itu, memasangkan sensor 12-megapixel dengan unit monokrom 20-megapixel, menempatkan kedua di belakang f / 2.2 lensa. Sensor hitam-putih lebih sensitif terhadap cahaya, yang berarti warna pipa pengolahan gambar memiliki lebih banyak data untuk bekerja dengan dan secara teoritis dapat menghasilkan hasil yang lebih berkualitas.

Dalam prakteknya, saya tidak tahu seberapa efektif ini. Saya yakin sensor sekunder meningkatkan keluaran satu atau lain cara, tetapi dalam pengalaman saya itu tidak cukup mengangkat P10 dengan tingkat kamera ponsel terbaik di luar sana hari ini. Tapi ini adalah ponsel tipis tanpa benjolan kamera, jadi agak mengesankan bahwa itu bahkan dalam percakapan yang sama. Dan jika Anda kebetulan berada dalam fotografi hitam-putih, tidak hanya ada kompetisi – sensor monokrom P10 adalah mampu menghasilkan hasil yang cantik dengan jauh lebih tekstur dan kedalaman dari yang Anda harapkan dari telepon.

mode monokrom samping, aplikasi memberi Anda banyak untuk bekerja dengan. Sebuah dirancang dengan baik “pro” mode diaktifkan dengan menggesek ke atas di atas tombol shutter, memberikan Anda kemampuan untuk mengunci ISO, kecepatan rana, dan sebagainya. Gesek ke kanan dan Anda mendapatkan pilihan scene-spesifik mode sederhana namun bermanfaat seperti lukisan cahaya, “makanan yang baik,” dan “malam ditembak” – yang terakhir menggabungkan beberapa eksposur cahaya rendah ke dalam bingkai remang tunggal, meskipun Anda’ akan ingin tripod atau metode lain untuk menjaga ponsel benar-benar masih. Dan saya sudah tertutup modus potret P10, yang menggunakan dua lensa untuk mensimulasikan bokeh-gaya latar belakang kabur efek kadang-mengesankan.

Saya berharap saya bisa mengatakan hal-hal sama yang baik tentang sisa perangkat lunak P10, tapi sayangnya saya tidak bisa. P10 menjalankan Android 7.0 Nougat, yang merupakan dasar yang baik untuk memulai dari, tetapi kulit EMUI Huawei tidak sedikit untuk disayangi sendiri kepada saya. Sebagian besar tweak yang tidak berbahaya cukup – tindakan cepat pada bayangan pemberitahuan yang lebih banyak dan fungsional dari versi saham Google, dan ada yang kecil sesekali tetapi gagasan yang berguna seperti kemampuan untuk mengaburkan wallpaper Anda sehingga ikon aplikasi yang lebih mudah dibaca. Saya tidak menemukan beberapa termasuk tema menarik sedikit pun, meskipun, dan beberapa fitur tambahan Huawei hanya membingungkan. Satu, misalnya, dirancang untuk membiarkan Anda “memotong” dan berbagi screenshot berbentuk tidak teratur, tampaknya dengan mengetuk pada panel display dengan buku jari. Ini memiliki kebiasaan mengaktifkan sendiri dengan keran jari biasa, namun, yang tanpa henti mengganggu sampai commenter di bawah ini menunjukkan bagaimana untuk mematikannya.

Dan hal favorit saya paling tentang P10 adalah tabrakan dari hardware yang buruk dan perangkat lunak. Ada tombol rumah kapasitif dengan sensor sidik jari di bawah layar, yang semua baik dan bagus. Tapi itu satu-satunya tombol kapasitif: perintah Android tradisional untuk kembali dan multitasking juga shoehorned ke hal yang sama. Anda menekan tombol ringan untuk kembali, terus ke bawah untuk pulang, dan menggesek itu untuk multitask. Rekan saya Vlad menyukai ide ini, tapi saya pikir itu bencana pada P10 tersebut. Aku terus-menerus menemukan diri saya memanggil perintah pertama ketika saya dimaksudkan untuk melakukan sebaliknya kedua dan wakil, dan ketiga sering hanya tidak bekerja sama sekali. Tidak ada cara untuk melakukan fitur aplikasi-switching rapi Nougat, yang biasanya diaktifkan dengan menekan dua kali dengan cepat pada tombol recent apps, dan shortcut aplikasi Google ditangani dengan menggesek-up isyarat tidak bisa diandalkan dari kanan bawah layar.

Saya sudah mencoba, dan saya tidak bisa memikirkan keuntungan tunggal untuk pendekatan ini. Jika ini merupakan upaya iPhone-gaya kesederhanaan, itu gagal total. Single tombol home bekerja pada iOS karena fungsinya yang jelas dan terpisah – Anda menekan itu untuk pulang, Anda double-tap untuk multitask, Anda tahan selama Siri, dan itu cukup banyak itu melebihi login sidik jari sesekali. Tetapi seluruh sistem operasi Android dirancang di sekitar tiga kardinal perintah Anda temukan di bagian bawah hampir setiap layar ponsel lainnya, dan Huawei tidak bisa hanya membuat fakta bahwa pergi dengan berpura-pura hanya satu tombol yang diperlukan. Kembali, misalnya, adalah penting untuk operasi hampir semua aplikasi Android, namun Anda dapat menemukan diri Anda keluar dari aplikasi sepenuhnya pada P10 dengan menekan itu untuk sepersekian detik terlalu lama. Sebaliknya, aku tidak bisa menghitung berapa kali saya membaca sebuah halaman web di Chrome dan, bukannya pergi ke layar awal sebagaimana dimaksud, akhirnya harus reload halaman sebelumnya dan kemudian maju lagi sebelum akhirnya berakhir di layar rumah setelah frustrasi, ditentukan tekan lama.

Anda dapat menonaktifkannya dan menggunakan tombol pada layar, untungnya, yang adalah apa yang saya lakukan di akhir. Tapi itu bukan solusi yang bagus baik, karena mereka kecil dan mudah untuk kehilangan; bahkan kemudian mereka masih bisa mengambil terlalu banyak ruang layar ketika setiap hitungan pixel pada perangkat ukuran ini, dan Anda akan menemukan diri menatap sedih di bagian chunky P10 dan bezels bawah bertanya-tanya mengapa Huawei tidak hanya menempatkan tombol yang tepat ada di tempat pertama.

Ada cukup banyak seperti tentang P10 Huawei, dan saya menemukan itu sebagian besar setuju sebagai ponsel utama saya selama beberapa minggu. Tetapi bahkan jika bukan karena beberapa kekurangan menjengkelkan, saya akan bertanya-tanya siapa itu untuk. Samsung dan LG kedua tampaknya telah berubah di ponsel flagship sangat kuat tahun ini sudah, dan jika Anda ingin sesuatu yang lebih kompak Anda mungkin akan lebih baik dengan Google Pixel. Dan jika Anda ingin sesuatu seperti iPhone, baik, Anda harus benar-benar hanya mendapatkan iPhone. Sulit untuk merekomendasikan P10 pada harga yang Huawei bertanya.

Apa P10 membuktikan bahwa Huawei harus sepenuhnya mampu membuat ponsel yang fantastis yang bisa pergi kaki-to-toe dengan hampir semua orang dengan metrik tradisional. Tetapi juga membuktikan bahwa perusahaan belum tahu bagaimana membedakan dirinya dengan cara-cara yang masuk akal. Pengalaman Kamera P10 adalah menyenangkan dan inovatif, dan desain industri telepon memiliki beberapa elemen menarik, tetapi di tempat lain perpaduan dari software dan hardware inkoheren ke titik di mana hanya terasa seperti produk yang dikembangkan tanpa keyakinan atau arah.

Huawei adalah titan luar AS – vendor smartphone terbesar ketiga di dunia, menurut data dari IDC. Ini memiliki sumber daya untuk terus berusaha untuk memecahkan Barat, dan itu tenggelam uang ke dalam penelitian dan pemasaran dalam upaya untuk menggulingkan Apple dan Samsung. Ini harus memiliki kemampuan untuk merancang sebuah ponsel yang pelanggan di seluruh dunia akan benar-benar ingin. Pada bukti P10, meskipun, AS tidak kehilangan semua yang banyak.

cek nomor simcard gsm cdma

Panduan Lengkap Cek Nomer Ponsel GSM dan CDMA

Bimakuru.com – Untuk saat ini ponsel dan juga simcard bukan lagi menjadi barang mewah. Ponsel sebagai alat komunikasi dapat dibilang menjadi kebutuhan utama hampir setiap orang untuk menjalin relasi dan berkomunikasi.

Kepemilikan ponsel tidak lepas juga dengan simcard. Simcard satu dengan yang lainnya pastilah berbeda, seperti halnya nomor kartu identitas seseorang yang memiliki nomor berbeda-beda. Nomor simcard ponsel terdiri dari deretan angka-angka, untuk saat ini antara 10 hingga 12 deret angka unik.

Hal yang biasa bila saat ini juga satu orang memiliki beberapa nomor hp / simcard sekaligus. Dikarenakan setiap provider telekomunikasi memiliki keunggulan dan tawaran program menariknya masing-masing yang membuat seseorang memilih untuk memiliki beberapa nomor simcard sekaligus. Ini didukung dengan ponsel yang semakin canggih, dimana satu ponsel kini dapat dipakai dua simcard sekaligus. Bahkan ada ponsel yang dapat dipakai 4 simcard sekaligus dalam kondisi on.

Dengan banyaknya nomor hp atau nomor simcard yang kita punya, menjadi hal yang lumrah bila kita kadang lupa dengan nomor simcard kita masing-masing. Bila kita memiliki dua ponsel, kita dapat melakukan panggilan dari ponsel satu ke ponsel yang lain untuk mengetahui nomor simcard kita. Tapi bagaimana jika kita hanya memiliki satu ponsel saja, dan lupa dengan nomor simcard kita semua. Hal tersebut kadang merepotkan kala kita akan mengisi pulsa.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, berikut ini adalah beberapa cara panduan lengkap cek nomor ponsel GSM dan CDMA anda tanpa mengeluarkan pulsa alias gratis.

cek nomor gsm indosat

Indosat ( IM3 & Mentari )

  • Silahkan Tekan kode ini di HP anda :*123*30#
  • Silahkan tekan tombol Yes / Call

Telkomsel ( Simpati & AS )

  • Silahkan tekan kode ini di HP anda : *808#
  • Silahkan tekan tombol Yes / Call

XL

  • Silahkan tekan kode ini di HP anda : *123*7*3*1*1# atau *123*22*1*1#
  • Silahkan tekan tombol Yes / Call

Axis

  • Silahkan tekan kode ini di HP anda : *#2#

Tri ( 3 )

  • Silahkan tekan kode ini di HP anda : *998#
  • Silahkan tekan tombol Yes / Call

Smartfren

  • Silahkan tekan kode ini di HP anda : *995#
  • Silahkan tekan tombol Yes /Call
Lenovo ZUK Z2 Pro

Lenovo ZUK Z2 Pro True 3D Mirror Body Design

Bimakuru.com – Lenovo dikabarkan telah merilis produk terbarunya yang diberi nama ZUK Z2 Pro. Sebagai permulaan, Zuk Z2 Pro hadir dengan layar 5,2 inci, lebih kecil dibanding dengan Z1 yang memiliki layar 5,5 inci. Hal ini juga membuat beralih dari LCD IPS untuk AMOLED, tapi resolusi tetap FullHD.

Hadir dengan desain unik 3D Mirrot yang dikenal dengan nama ‘True 3D Mirror body design’ serta didesain dengan lengkungan khas. Lenovo ZUK Z2 Pro hadir dalam bodi ramping dengan tebal hanya 7.5 mm dimana frame tengahnya telah menjalani 10 processor dan juga 260 langkah untuk menguji ketahanan ponsel ini.

Tak hanya itu Lenovo ZUK Z2 Pro juga didesai dengan roll cage untuk proteksi bodi tambahan. Dimensi Lenovo ZUK Z2 Pro sendiri mencapai 145.4 x 70.5 mm dengan berat hingga 145 gram, seperti dilansir dari TrenTekno. Lenovo ZUK Z2 Pro ini hadir dengan menawarkan layar seluas 5.2 inchi yang telah didukung dengan panel Super AMOLED capacitive touchscreen dengan kedalaman warna hingga 16 juta warna sehingga mampu menghasilkan tampilan yang cukup cemerlang.

Bukan hanya itu saja, Lenovo ZUK Z2 Pro juga didukung dengan resolusi Full HD 1080 x 1920 pixels dengan kepadatan layar mencapai 424 ppi per inchinya sehingga setiap tampilannya bening dan jernih. Banderolan harga menengah Lenovo ZUK Z2 Pro juga didukung dengan balutan antarmuka yang menawan dan keren dari ZUI 2.0 dan kemungkinan juga didukung lapisan anti gores.

ZUK Z2 Pro ini hadir dengan membawa ketangguhan pada performanya dimana salah satu variannya membawakan RAM besar yang diklaim Lenovo sebagai smartphone pertama dengan RAM 6 GB di pasaran. Tak ayal label harga Lenovo ZUK Z2 Pro untuk varian tersebut juga dilepas lebih tinggi meskipun masih tetap bersaing dengan para kompetitornya. Untuk sistem pengoperasian yang berjalan dalam Lenovo ZUK Z2 Pro menggunakan sistem pengoperasian terbaru yakni Android OS v6.0.1 Marshmallow dengan dukungan antarmuka keren.

Bukan hanya itu saja Lenovo ZUK Z2 Pro juga didukung dengan sensor fingerprint yang tersemat pada tombol fisik dibawah layarnya. Pada sektor performa, Lenovo ZUK Z2 Pro ini hadir dengan kekuatan processor Dual-core 2.15 GHz Kryo & dual-core 1.6 GHz Kryo yang diusung oleh chipset Qualcomm MSM8996 Snapdragon 820 sehingga menghasilkan kinerja yang cukup resposnif. Apalagi processor tersebut juga diperkuat dengan RAM besar dalam varian RAM 4 GB bahkan varian RAM 6 GB yang dijamin menghasilkan komputasi dan multitasking tanpa lag. Untuk visual grafis yang ditampilkan dalam smartphone Lenovo ZUK Z2 Pro ini mengandalkan pengolah grafis Adreno 530 dengan tampilan elegan.

Ponsel cerdas dari Negeri Tirai Bambu ini juga didukung dengan jaringan 2G GSM, 3G HSDPA dan juga G LTE dengan kecepatan internet HSPA+ 42.2/5.76 Mbps yang memang kencang hingga speed LTE Cat6 300/50 Mbps untuk kebutuhan browsing dan juga streaming video. Selain itu Lenovo ZUK Z2 Pro juga mendukung koneksi GPRS-EDGE dengan dilengkapi koneksi Wi-Fi dan juga Hotspot.

Beberapa konektivitas juga ada dalam ZUK Z2 Pro seperti GPS navigasi, Browser, Bluetooth hingga port USB Type C yang lebih fleksibel. Memori internal yang dibekali pada Lenovo ZUK Z2 Pro ini hadir dalam dua varian memori yakni kapasitas internal 64 GB dan juga kapasitas internal 128 GB yang cukup besar. Hal tersebut membuat Lenovo ZUK Z2 Pro tidak memiliki slot microSD dan tidak mendukung perluasan memori eksternal. (TrenTekno.com)

Smartphone Xiaomi Redmi Note-3

Daftar Harga Smartphone Xiaomi Terbaru di 2016

Bimakuru.com – Muncul dan dirilisnya smartphone seri terbaru biasanya membuat seri-seri sebelumnya mengalami penurunan harga jual, baik smartphone baru maupun bekas-pakai.

Juga dengan produk-produk di merk smartphone Xiaomi baru yang sudah mulai dirilis, menyebabkan harga Xiaomi  veri lama mengalami penurunan harga.

 

Dgn jumlahnya mobile phone baru yg dapat diluncurkan, perubahan harga Xiaomi di 2016 ini mulai sejak tampak. Sekian Banyak telpon pintar telah ada yg mulai sejak mengalami penurunan harga. Seperti Xiaomi Redmi 2, yg harganya sedikit menurun pasca hadirnya Xiaomi Redmi 3. Bahkan bersama kedatangan Xiaomi Mi 5 kelak, sehingga telah dapat dijamin harga Xiaomi Mi 4 2016 ini pula bakal mengalami penurunan.

Telephone Seluler Xiaomi Paling Baru Keluaran 2016 Menekan Harga Xiaomi Lama

Xiaomi Redmi 3, yg diluncurkan awal thn ini menurut pantauan Kolom Gadget di web marketplace Tokopedia, dibanderol dgn harga Rupiah 2,1 juta. Kehadiran mobile phone ini menekan harga Xiaomi Redmi 2 dari Rupiah 1,6 juta Oktober thn dulu, jadi cuma Rupiah 1,3 juta Pebruari 2016 ini utk model 16GB, sedangkan Xiaomi Redmi 2 Prime Rupiah 2,1 juta.

Sementara harga Xiaomi yang lain buat Pebruari 2016 ini, Xiaomi Redmi Note 2 varian RAM 2GB dipasarkan Rupiah 2,3 juta, & varian RAM 3GB dipasarkan Rupiah 2,8 juta. Utk Xiaomi Mi 4c dipasarkan Rupiah 3,1 juta buat model 16GB, & Rupiah 3,3 juta buat model 32GB. Xiaomi Mi Note Pro yg di bekali RAM 4GB & daya simpan internal 64GB dibanderol Rupiah 5,4 juta.

Salah satu ponsel Xiaomi yang masih laris, Xiaomi Mi 4i dibekali ROM 16GB dijual dengan harga Rp 2,4 juta. Sedangkan Xiaomi Mi Note varian RAM 3GB/16GB ROM dijual Rp 5 juta, sedangkan varian RAM 4GB/64GB ROM dijual Rp 5,6 juta.

Xiaomi Redmi 3: Rp 2,1 juta
Xiaomi Redmi 2: Rp 1,3 juta
Xiaomi Redmi 2 Prime: Rp 2,1 juta
Xiaomi Redmi Note 2: Rp 2,3 juta (RAM 2GB)
Xiaomi Redmi Note 2: Rp 2,8 juta (RAM 3GB)
Xiaomi Mi 4c: Rp 3,1 juta (ROM 16GB)
Xiaomi Mi 4c: Rp 3,3 juta (ROM 32GB)
Xiaomi Mi Note Pro: Rp 5,4 juta
Xiaomi Mi 4i: Rp 2,4 juta
Xiaomi Mi Note: Rp 5 juta (3GB/16GB)
Xiaomi Mi Note: Rp 5,4 juta (4GB/64GB)

Infinix House di Jakarta

Gerai Perdana Infinix Buka di Jakarta

Bimakuru.com – Infinix Mobility perusahaan produsen teknologi yang berbasis di HongKong, Infinix Mobility, dikabarkan membuka gerai perdana bernama Infinix House di Jakarta Barat.

“Ini merupakan show room pertama di Indonesia di mana pengguna Infinix dapat menjajal produk-produk Infinix,” kata Marcia Sun, Country Manager Infinix Mobility Indonesia, di Jakarta, Senin (18/1/2016).

Infinix House, yang beralamatkan di Ruko Roxy Mas Blok E1 No. 5A Jakarta Barat, menghadirkan layanan terintegrasi berupa ruang pamer bagi produk Infinix, baik smartphone maupun aksesorinya, seperti power bank dan pelindung handset, sekaligus menjadi service center berdedikasi untuk pelanggan Infinix.

“Service center akan mulai beroperasi setelah Tahun Baru China 2016,” ujar Marcia.

Dalam menghadirkan layanan purna jual, Infinix menggandeng M-Care.

“Kami sangat bangga menjadi mitra untuk memberikan pelanyanan after sales. Dengan dukungan 10 kota di Indonesia kami berharap dapat membantu Infinix,” ujar Antonius Tanjung dari M-Care.

Bekerja sama dengan M-Care, Infinix menerapkan fasilitas yang telah tersebar di 13 cabang di 10 jaringan di Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Denpasar, Makassar, Surabaya, dan Banjarmasin.

Fasilitas service center ini mencakup ketersediaan suku cadang asli Infinix, teknisi dan layanan untuk memperbarui software yang dapat dilakukan di semua cabang.

Pembukaan Infinix House juga disambut baik Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, Sebastian Sieber, partner e-commerce Infinix.

“Memberikan kesempatan konsumen untuk pengalaman touch and feel the product, mencoba produk terbaik Infinix,” ujarnya.

Infinix House tidak melayani pembelian. Untuk pembelian handset maupun aksesoris, X Fans (sebutan fans Infinix), dapat melakukannya di partner resmi e-commerce Infinix, yakni Lazada.